Hi, bagaimana kabarmu??
Aku sedang duduk di tepi jendela dan
berkelakar kamu sedang apa di tempat yang tidak bisa untuk kujangkau.
Kenangan-kenangan indah kebersamaan kita terbersit bagai film series yang terus
berputar secara runtut. Mengisahkan bagaimana kita merangkai pahit manisnya
kehidupan yang begitu keras dan membuat kita menyerah kepada takdir yang terus
memperkokoh dindingnya menunjukkan egonya dan keangkuhannya. Namun, dalam hati
kecilku aku terus mengimani bahwa kamu akan selalu mengingat semua memori itu,
walaupun keadaan tak lagi sama.

